Posted on Februari 26, 2008 by denafisaku
Salah satu perbedaan lain antara ma’rifat dan jenis pengetahuan lain adalah cara memperolehnya. Jenis pengetahuan biasa diperoleh melalui usaha keras; belajar keras; merenung keras; berpikir keras. Akan tetapi ma’rifat tidak bisa sepenuhnya diusahakan manusia. Pada tahap akhir semuanya bergantung pada kemurahan Allah Swt. Manusia hanya bisa melakukan persiapan (isti’dad) dengan [...]
DIarsipkan di bawah: Tasawuf and Sufism | Leave a Comment »
Posted on Februari 26, 2008 by denafisaku
Naqsyabandiyah merupakan salah satu tarekat sufi yang paling luas penyebaran nya, dan terdapat banyak di wilayah Asia Muslim (meskipun sedikit di antara orang-orang Arab) serta Turki, Bosnia-Herzegovina, dan wilayah Volga Ural. Bermula di Bukhara pada akhir abad ke-14, Naqsyabandiyah mulai menyebar ke daerah-daerah tetangga dunia Muslim dalam waktu seratus tahun. Perluasannya mendapat dorongan baru dengan [...]
DIarsipkan di bawah: Tasawuf and Sufism | Leave a Comment »
Posted on Februari 26, 2008 by denafisaku
Adab Bersama Allah dan RasulNya
Untuk kalangan awam:
Menjalankan perintah dan menjauhi larangan-laranganNya. Mengikuti Sunnah Nabi dan menjauhi ahli bid’ah.
Untuk kalangan Khawash:
Memperbanyak dzikir, muroqobah bagi kehadiranNya dan memprioritaskan Cinta kepadaNya dibanding lainnya. Syeikh Zaruq menambahkan, dengan: menjaga aturan, menepati janji dengan Allah dengan bergantung pada Allah, Ridlo dengan pemberianNya dan mencurahkan kemampuan jiwanya. Sedangkan adab bersama Rasulullah [...]
DIarsipkan di bawah: Tasawuf and Sufism | Leave a Comment »
Posted on Februari 26, 2008 by denafisaku
Islam adalah sebuah agama sekaligus jalan hidup yang unik. Al-Quran dan as-Sunnah, yang menjadi landasan dalam berkehidupan, secara jelas direpresentasikan secara utuh oleh pribadi Rasulullah Muhammad saw. Artinya, Muhammad merupakan gambaran utuh dan praktis tentang Islam. Tidak ada satu pun rangkaian pesan Islam yang tidak direpresentasikan oleh Baginda Nabi Muhammad saw. Jadilah beliau manusia paling [...]
DIarsipkan di bawah: Tasawuf and Sufism | Leave a Comment »
Posted on Februari 26, 2008 by denafisaku
MICHAEL H. Hart dalam bukunya The 100, a Ranking of the Most Influential Persons in History yang diterjemahkan oleh H. Mahbub Djunaidi menjadi Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah, memberi alasan mengapa Nabi Muhammad saw. ditempatkan dalam urutan pertama daftar buku seratus tokoh paling berpengaruh yang ditulisnya. Menurut penilaiannya Nabi Muhammad saw. satu-satunya orang [...]
DIarsipkan di bawah: Tasawuf and Sufism | Leave a Comment »